Senin, 02 Februari 2015

Tutorial : DIY Menjahit Gorden

Haiiiiii....long time tidak nulis di blog ini..

Seperti biasa setelah sekian lama menghilang dari dunia perblog an, dikarenakan sibuk di dunia nyata aka di kantor dan rumah tangga serta hilangnya mood untuk nulis lagi, finally aku balik lagi mentemen..
Kali ini aku mau post tentang tutorial menjahit gorden.

Awalnya bingung dan ngga percaya diri untuk memulai menjahit gorden sendiri, tapi setelah ngeliatin trus nguwel uwel gorden dirumah temen, keluarga dan tetangga :p, aku memutuskan untuk memberanikan diri menjahit gorden sendiri. Manalah biaya menjahit gorden itu mahalkan ya, uhhhhhh kok rasanya ngga rela banget bayar jutaan ke tukang gorden sementara eyke bisa bikin sendiri cin..
*emak2iritbinmedit..
Aku memilih desain gorden yang simple untuk gorden rumahku pilihanku jatuh ke model gorden simple minimalis yang hanya menggunakan smoke ring. contoh inspirasiku seperti pict dibawah ini..

Pict ini aku comot di link yang terhubung ke Gugel.


Baiklah berikut ini step-stepnya..

Bahan-Bahan yang harus disiapkan
- Kain Gorden, Aku beli kain gorden yang lebar bidang kainnya 2,8 m harganya 75 ribu/m di toko kain langgananku.
- Smoke Ring dan Pita Kerasnya, harganya 8 ribu rupiah/m.
- Pita Keras yang biasa dipakai untuk pengeras kerah baju.
- Mesin Jahit
- Benang Warna Senada dengan Kain Gorden
- Gunting
- Meteran

Step 1.
Ukur lebar dan panjang jendela yang akan dipasangkan gorden, untuk dirumah ku tinggi dan lebar jendelanya 2,5 m x 0,8 m.

Step 2.
Gunting kain gorden sesuai dengan keinginan, karena lebar bidang kain dipakai untuk tinggi jendela maka kita tinggal mengitung untuk lebar jendela. Misalnya untuk lebar jendela 0,8 m aku menggunting sebanyak 2 meter. Jadi untuk satu jendelaku aku memakai kain gorden sebanyak 2.8 m x 2 m.


Step 3.
Untuk lebar kain 2 meter aku memakai smoke ring sebanyak 16 cincin karena hitungannya untuk 1 meter pita smoke ring cincinnya ada 8. Lipat pita Smoke ring diantara cincin smoke ring yang tidak ada pengaitnya. Bagian ini akan dipakai untuk bagian depan kain gorden hal ini untuk mngepaskan letak pita smoke ring di kain gorden (pict 3.a). Sebelumnya gunting pita smoke untuk cincin pertama diantara cincin yang ada pengaitnya supaya cincin pertama membuat gorden menutup ( pict 3,b)


Pict 3.a
pict 3.b
 Step 4.
Gunting Pita keras selebar 10 cm panjangnya disesuaikan dengan lebar kain gorden yakni seperti punya ku sepanjang 2 meter. Setrikakan pita keras dengan jarak 15 cm dari ujung kain sebelah atas atau disesuaikan dengan tinggi jendela temen2 yang mau dipasangkan gorden misalnya untuk contoh kasus kain gorden ku karena untuk tinggi jendelaku yang 2,5 m dari kain yang lebar bidangnya 2.8 m tersisa 30 cm jadi aku melipat kain gorden sebanyak 15 cm di atas dan 15 cm dibawah.



Step 5
Lipat kain gorden sebanyak 15 cm dibagian atas dan semat dengan jarum pentul menutupi pita keras yang telah di setrika ke kain gorden tadi. Letakkan smoke ring diatas lipatan tadi seperti gambar dibawah ini. Posisikan smoke ring kurang lebih 1 cm dari bagian atas gorden dan kurleb 5 cm dari kiri kanan kain gorden atau sesuai dengan lebar gorden yang mau dibuat. sematkan dengan rapi sehingga saat pita smoke ring dijahitkan ke kain, kain gorden atau pitanya tidak lari2. 


Step 6 
Jahit bagian bawah gorden dengan rapi, setelah itu jahit bagian kiri kanan gorden usahakan menjahit serapi mungkin. 

Step 7
Gunting kain pada lubang cincin smoke ring


Step 8
Pasangkan cincin smoke ring pada pita smoke ring. Daaaannnnnn...selesai....




Ini hasilnya setelah dipasang, lumayankan...bisa menghemat jutaan rupiah...yihaaaa..


Di pict ini terdiri dari 2 gorden.


Aku mohon maaf jika pembaca ada yang tidak berkenan dengan tutorialku, aku bukan penjahit profesional atau semacamnya, aku cuma ibu pekerja yang punya hobby crafting dan sebagainya.
Tutorial ini aku buat untuk membantu temen2 diluar sana yang sedang belajar menjahit sepertiku.

Saat ini aku lagi terobsesi dengan wall art, baik berupa lukisan atau pun wall art lainnya, mudah2an keinginan aku ini bisa terwujudkan ya, dan inshaallah akan aku posting tutorialnya di sini.

NB : Menjahit gorden membutuhkan tingkat kesabaran yang lumayan tinggi, tutorial ini dibuat sebagai contoh saja, ukurannya dapat disesuaikan dengan jendela temen2.
Jika ada yang ingin ditanyakan mengenai tutorial ini silakan bertanya saja ya, mudah2an aku bisa bantu.

sampai jumpa di posting berikutnya..



Senin, 23 Desember 2013

Tutorial : DIY Menjahit Manik2

Seperti janjiku pada postingan sebelumnya, kali ini aku akan nulis tutorial mengenai hobby baruku belakangan ini. Apalagi kalau bukan hobby menjahit. Tutorial kali ini mengenai cara menjahit manik-manik yang sederhana. Bukan karena aku udah profesional dalam hal menjahit manik-manik sehingga aku berani ngasih tutorial ini. Tapi murni cuma kepengen berbagi ilmu yang sedang kupelajari. Siapa tau berguna bagi pembaca sekalian.


Sekarang ini aku lagi jahit baju kurung modren untuk kekantor. Awalnya bingung mau jahit model apa. Sempat dijahit dengan tambahan kain shifon didada dan lace manik seperti gambar diatas pada bagian kiri.
Tapi entah kenapa kok ya rasanya kurang sreg di hati kalau udah di pakai dibadan. Akhirnya bongkar lagi trus kepikiran untuk dijahit manik-manik. Soalnya sisa manik-manik untuk baju sebelumnya masih banyak.
Dan hasil akhirnya seperti foto diatas yang bagian kanan.

Eeetapi kok bagusan yang kiri yaa kalau di foto ini....Hadeeehh jangan galau lagi duunkk buukkkk..
Ga mungkin dibongkar lagi kaaaaannnn....#jedotinkepalakedinding #nasib_siplinplan

Abaikan kegalauan sayaa ya pemirsah, mending baca tutorial abal-abal dibawah ini aja...

Alat dan Bahan :
1. Media yang mau dijahitin manik-manik bisa berupa Blouse, Jilbab atau Rok dll
2. Jarum manik (lebih kecil dari jarum jahit tangan biasa) dan benang sewarna manik-manik
3. Manik-manik
4. Pensil Menjahit

Siapkan media yang akan digunakan
Manik-manik yang digunakan... Ga tau namanya apa...manik-manik bulat aja kali yaa
Kalo yang ini manik-manik pendek, soalnya ada bentuknya sama seperti manik-manik yang ini tapi lebih panjang lagi.
Untuk manik-maniknya aku pakai yang warna gold. Abisnya manik-manik yang ada cuma ini. Lagipula diliat-liat kok ya maching sama warna dasar kainnya.

Beginilah penampakan manik-maniknya. Sebaiknya manik-manik diletakkan dalam wadah yang datar untuk memudahkan pengambilan saat menjahit #sekedar_saran :p
Langkah-langkah Pengerjaan :
1. Buat garis panduan di atas media sesuai keinginan, kalau aku garisnya serupa sulur pakis. Garis lurus trus diujungnya menggulung, bisa diliat di foto dibawah ini.

Beginian dikata sulur pakis?! hihihii
Garis ini dibuat untuk memudahkan saat kita menjahit maniknya, supaya pas jahit alur maniknya ngga mencang-mencong. Ini aja meskipun udah digaris, maniknya tetap ngga pada jalurnya, malah lari-lari.

2. Masukkan Benang kedalam jarum, trus simpul ujungnya. Tusukkan jarum dari bawah kain keatas, atau dari sisi dalam baju ke arah luar. Jarum di set agar diagonal dari garis panduan, contohnya seperti pada foto dibawah ini. #bener_ngga_sih_ni_ngasih_panduannya..:D
Mudah-mudahan bisa dimengerti ya pemirsaahhh..
Eyke ngasih tutorial kaya' yang udah paham beneuur deh, tapi ya sutralaahh siapa tau aja bisa bermanfaat yaaah.
3. Masukkan manik pendek trus manik bulat trus manik pendek lagi kedalam jarum.
Add caption
4. Tusukkan jarum dengan isian manik-manik tadi ke kain dari arah luar ke dalam. Tusukannya di set kebawah tenggara, atau searah jam 5 badan kita. Kemudian tusukkan lagi keatas kain dengan jarak sekitar 1 mm diatas tusukan pertama, begitu terus selanjutnya hingga habis ke ujung.

Maafkan kalau ini garisnya ngga lurus, mata eyke silindris bo..#alesaann

Dan inilah hasilnya.. taaadddaaaaa..
Gimaaannaa..? lumajanggg lah ya, buat pemula..
#mujidirisendiri #dilemparmanik


Sippo daahhh..
Sekian Postingan dari saya.
Kalau ada yang ingin ditanyakan, jangan sungkan untuk meninggal komen dibawah ya..
Terima Kasih.

Senin, 16 Desember 2013

My DIY Sewing Project (Part. I)

Hai..Hai.. seperti biasa setelah lama menghilang, akhirnya aku dapat ilham lagi buat posting di blog.
Seperti janjiku sebelumnya aku akan posting mengenai perkembangan passionku (ceilaah passion :p) di dunia jahit menjahit..
Alhamdulillah ternyata hasratku untuk belajar menjahit ngga hanya menggebu-gebu diawal aja, tapi makin kesini aku jadi makin semangat buat belajar.
Dari sejak beli mesin jahitnya di Agustus kemaren sampai sekarang aku udah berhasil jahit 5 pasang baju, 1 hijab,1 seprei dan sekarang ada 3 pasang baju lagi dalam proses, sementara yang belum digunting ada belasan potong kain lagi..hahahaha..
Yup..aku emang kemaruk kalau udah masuk ke toko kain, semua-mua mau dibeli. Padahal juga belum tau kapan sempat jahitnya.
Hasil jahitannya sendiri seperti aku tulis diposting sebelumnya masih belum sesempurna jahitan penjahit-penjahit handal.
Tapi kata nyokap ntar makin lama bakalan makin bagus, karena udah terbiasa.

Berikut ini adalah foto dress hasil jahitanku untuk acara nikahan teman awal November lalu.
Tampak Depan
Tampak Belakang
Detil di Bagian Perut
Detil di bagian Bahu
Detil di Pinggang Belakang
Selfie ;p with Until di Belakang
Gimana..Gimana? Lumayankaaannn hasilnya..
Iya-in ajalah yaa..biar akunya ngga uring-uringan..hahaha.
Rencanany untuk postingan berikutnya aku mau ngasih tutorial yang berhubungan dengan sewing project..Yaiiii..tungguin yaahhh..

Project berikutnya sedang dalam proses yang ngga kelar-kelar, karena yang empunya galau dengan desainnya..:D
Baiklah...Sekian postinganku kali ini..
Sampai ketemu dipostingan berikutnya..

Selasa, 08 Oktober 2013

Jahit Menjahit

Yuhuuuuu..haiiii...
Seperti biasa..setelah berbulan-bulan menghilang, akhirnya mood nulis di blog ku muncul lagi..
hihihihi..

Kali ini aku mau nulis tentang hobby jahit menjahitku. Akhirnya setelah berada dalam keragu2an yang berkepanjangan selama berbulan2, aku memutuskan membeli mesin jahit. Yihaaaaaa...
Mesin yang aku beli merknya Sing*r model jadul. Awalnya dikasih bonus dinamo sama penjualnya tapi sekarang dinamonya aku copot aja, jadi aku genjot mesinnya manual. Karena agak kurang nyaman rasanya kalau pakai dinamo, jalan mesinnya ngga nyantai jek, takut aja nantinya yang kejahit bukan kainnya tapi malah tanganku. Tapi kata mamaku, itu karena aku belum terbiasa pakai mesinnya, ntar kalau udah lama pasti bisa pakai dinamo.

Mesin jahitnya aku beli habis libur lebaran idul fitri agustus kemaren. Dalam kurun waktu hampir dua bulan ini, aku udah berhasil jahit seprei dan dua pasang baju kerja. Sekarang sedang dalam proses jahit gamis untuk kerja, tapi malangnya mesinku tiba-tiba rusak, ngga tau kenapa. Jahitannya ngga nyangkut antara benang atas dan benang bawahnya. Dari review yang aku gugling katanya setting mesinnya yang salah. Tapi aku curiganya karena ada patahan atau apalah yang nyangkut dirumah sekocinya. Karena saat jahit gamis ini jarumnya sering patanh, karena ngga sengaja nabrak beads yg nempel dikainnya. 

Kalau ditanya apakah hasil jahitanku sempurna...? seperti jahitan tailor-tailor handal...Jawabannya tentu saja tidak. hehehe..tapi kalau sebagai pemula, lumayanlah sepreinya bisa dipakai. Bajunya juga lumayan nyaman untuk dipakai, meskipun salah potong dan salah perhitungan ukuran disana sini. Tapi setelah di akalin disana sini juga akhirnya bisa dipakai. 

Baiklah..sekian posting singkatku kali ini..
Foto hasil jahitannya kapan-kapan aja ya..kalo lagi mood ntar di fotoin..*hayaaahhh moodiyan banjeeettt seeehhh kamooh...* *toyorpalasendiri:p

Selasa, 04 Juni 2013

Baby G ngefans sama Super Junior

Tidaaaaaaaaaakkkkkkkkkkk, hahahaha. Baby piyik ku yang berumur 1 tahun ngeh sama SuJu??? olalalalala...

Awal mula aku dan huei menyadari Baby G ngefans sama suju itu pas weekend kemaren ini. Waktu itu Baby G sama ayahnya lagi nonton acara littl* mi*s indonesia di salah satu stasiun TV swasta nasional yang itu, benerlah yang itu. Saat itu ada anak kecil yang ngedance diiringi lagunya SuJu yang judulnya Mr. Simple. Ga nyangka tetiba Baby G berdiri sambil joged-joged gitu, semangat banget, hahaha.. lucunya, sampai si bapake memvideokan aksi si anak lewat kamera hapenya.

Memang kata huei setiap ada musik yang ngebeat, Baby G pasti goyang-goyangkan badannya atau paling ga, angguk-anggukkan kepala. Tapi kalo denger lagu Mr. Simplenya SuJu langsung semangat goyang-goyangnya. Akhirnya Huei berinisiatif untuk ngedownload lagu itu, jadi sekarang setiap lagu itu di putar,langsung dah si bocah piyik berdiri dan joged-joged dengan semangatnya.

hihihihihi...my little sunshine Baby G, lucunya dirimu nak....
Sehat selalu ya sayang, bunda dan ayah mencintaimu.....

Edisi AyahBunda

Bukan....judul  postingan ini tidak ada kaitannya dengan majalah for parent itu, ini adalah postingan tentang aku dan huei-my beloved husband(eaaaaaaa) hahahaha..

Beberapa hari yang lalu dalam perjalanan pulang di jam istirahat siang, aku mulai mengeluh lagi pada huei, apalagi masalahnya kalau bukan tentang berat badanku saat ini. Jadi seperti inilah kira-kira percakapanku dan huei.
Me : " By..kok rasanya badanku makin hari udah kaya badak aja.."
Huei : " Kan bagus tu" jawabnya sambil lalu
Me : Keheranan trus nanya "kok malah bagus?"
Huei : " Lha kan iya tu, D3si R4tn4sari bilangkan ga ada badak ga bagus" katanya sambil tersenyum.
Me : " haaaaaaa?! " aku heran sambil mikir trus baru ngerti "hahahahahaha.."
Huei : "kok ketawa?" ujarnya sambil senyum-senyum.
Me : "hihihihi..apalah amu ni" dan hatipun kembali senang.

Seperti biasa dia selalu tau bagaimana mencerahkan kembali suasana saat aku dalam mood yang tidak baik. You are my everything honey, the one and only. I love you so much my dear baby huei, and you always, really know how to treat me so well.
*kejcup-kejcup suamikuh..


Note : Postingan ini murni merupakan ungkapan hati seorang istri atas kebahagian dan kecintaannya pada suami, tidak ada maksud pamer atau apapun didalamnya.
Note2 : Untuk yang mau munt*h, silakan cari ember sendiri ya, karena disini tidak menyediakan kantong plastik, :p.

Selasa, 21 Mei 2013

Yaaaaiiiii...This is Mei...

Seperti biasa setelah lama menghilang,mood ngeblog aku muncul lagi. Ngga tau kenapa mood untuk menulis dan bercerita itu rasanya susah banget munculnya. Jadilah blog ini yang jadi korban, jarang disentuh. Kesiaaannn..hehehe..

Beberapa minggu terakhir ini aku juga lagi males aktif di socmed, BBM dimatiin, kepoin time line orang males, fesbukan jarang, blogwalking sekali-kali, ngecek instagram juga kadang-kadang. Sekarang aku lagi semangat belajar menjahit..yaaiiii. Segala macam ebook, literatur dan apalah itu namanya, pokoknya tulisan mengenai sewing, baik itu berbahasa indonesia or english di download semua (walopun belom tau kapan sempat bacanya, yang penting download aja dulu) yeeiiii...

Sebenarnya udah dari dulu kepikiran pengen serius belajar jahit, tapi niatnya masih belum kuat. Masih maju mundur, iya-ngga. Dulu jaman kuliah udah pernah belajar jahit, dan udah dipraktekkan, waktu itu nyoba jahit blouse, rok dan celana untuk diri sendiri, alhamdulillah sukses. Tapi setelah itu ngga pernah dipraktekkan lagi, jadi lupa lagi ilmu dasarnya. Aku sama kakakku yang pertama memang punya passion dalam jahit menjahit tapi pasiionnya ngga pernah di salurkan dengan baik, jadinya mandeg dan ilang timbul. Masih selalu mengandalkan mama untuk menjahit. Kebetulan Mamaku bisa jahit, Uwak (Ibunya mama) dan Nenek (ibunya papa) bisa jahit. Mama dulu waktu masih muda pernah jadi penjahit profesional, tapi sejak terserang stroke beberapa tahun lalu, mama ngga aktif lagi menjahit, paling menjahit hanya untuk baju sendiri atau untuk sepupu-sepupu yang minta tolong mama jahitkan pakaian mereka. Trus Tanteku (adiknya papa) juga berkarir didunia jahit menjahit, dan beliau juga punya butik di bandung. Jadi bisa dipastikan bakat menjahit yang kami dapat pastilah dari keturunan.

Niat awal aku belajar menjahit bukan untuk menjadi penjahit profesional, or maybe belum. Mungkin suatu saat nanti niat itu berubah seiring waktu, allahualam. Sekarang ini aku pengen menjahit untuk diri sendiri aja dulu, soalnya setiap liat baju or jilbab yang di jual di toko baju atau di katalog online dengan harga yang lumayan, selalu aja membatin, kok ini ya, kok begini ya, begitu juga bla..bla..hehehe. Trus setiap BW ke blognya ibu-ibu muda yang sukses dengan kariernya didunia "pakaian" itu, semangatku jadi bangkit lagi. Meskipun aku belum akan terjun kedalam dunia usaha ini, tapi paling tidak aku bisa memenuhi kebutuhanku sendiri. Mudah-mudahan kali ini ngga cuma "angek-angek taik ayam" aja, awalnya menggebu-gebu, makin kesono makin melempem. Smoga suatu saat aku bisa posting hasil jahitanku di blog ini. Aminnn yaaa..

Trus apa hubungan judul postingan sama postinganny ya, belum...yang diatas belum isi postingan itu baru mukaddimah aja, lagi mood ini mo nulis panjang. Kenapa yaiii dengan bulan Mei..oke..Here the story begins..

Pertama, tanggal 10 Mei kemaren adalah 2nd Anniversarynya aku sama huei..yaiiiiiiii..ngga terasa udah 2 tahun aja kami mengarungi bahtera rumah tangga. Alhamdulillah sampai sejauh ini ngga ada yang berubah semua masih seperti masa awal bulan madu, aku masih tetap princess jasminny aladin buat huei(hayaaahhh lebayyy). Semua yang aku minta selalu dijawab dengan "baiklaahhh sayang" sama huei..hahaha you're really know, how to treat me so well, baby..#sembahsujudkesuami. Dan syukurnya aku tipe istri yang minta sesuatu selalu dalam batas kemampuan suamiku (hehehe, yaiyalah memangnya mau dikasih pake apa kalo minta yang macam-macam). Semoga pernikahan kita tetap langgeng ya huei, jangan pernah bosan menghadapi semua tingkahku, menasehati aku saat aku salah, dan mengingatkanku akan kodratku sebagai istri. Terimakasih untuk semuanya suamiku. Dan seperti lirik lagunya Cristina perry "I have loved you for a thousand years, baby. I love you for a thousand more".

 Kedua, tanggal 17 Mei my little sunshine Baby G is turn ONE..yaaaiiiii..rasanya baru kemren aku deg deg-an masuk ruang operasi, sekarang udah setahun aja usianya. Bahagianya luar biasa menyaksikan pertumbuhan dan perkembangan Baby G dari hari ke hari. Setiap saat aku tidak pernah bosan-bosan mengatakan "I love you, nak" sambil memeluk dan menciumnya. Baby G adalah elemen penting tertinggi yang membuatku bersemangat menghadapi hari esok. Senyum, tawa, celotehan dan tingkah lakunya adalah obat yang paling mujarab untuk rasa lelahku. Hal yang terasa berat dipagi hari adalah ketika harus meninggalkan Baby G dirumah bersama pengasuhnya saat aku dan huei harus bekerja. Kadang aku merasa bersalah ketika kembali harus meninggalkannya diluar urusan kerjaan, apakah itu sekedar untuk menikmati me time, atau merasakan quality time bersama suami. Aku merasa hatiku seperti ditarik magnet yang kuat untuk segera pulang, dan magnet itu adalah Baby G. Selamat Ulang Tahun anakku, smoga segala sesuatu yang kamu dapatkan dan lakukan adalah hal yang terbaik, paling baik, yang di ridhoi dan di berkahi oleh Allah Subhanallahu ta'ala. Jadilah kebanggaan untuk dirimu sendiri nak, dan juga untuk ayah dan bunda. Tak ada kata yang dapat mengungkapkan betapa bunda dan ayah mencintaimu.


*****

Sampai ketemu dipostingan berikutnya...



Senin, 26 November 2012

Seiring Waktu Berjalan


Alhamdulillah hirobbilalamin, puji syukurku kepada Allah SWT. Tak terasa sekarang baby G berusia 6 bulan dan lulus ASI Ekslusif. Kalau ingat dulu perjuanganku merawat baby G, sudah sepantasnyalah aku bersukur sedalam2nya atas kesuksesanku menyusui baby G. Tulisan ini aku posting bukan berniat untuk pamer atau melecehkan ibu2 diluar sana yg tidak bisa menyusui bayinya. Tapi ini hanya murni penghargaan pada diri sendiri atas perjuanganku. 
Sebagai ibu baru, aku hanya menerima bantuan pengasuhan baby G dari kedua neneknya (mamaku dan ibu mertua) selama 3 minggu. Seminggu saat dirumah sakit, seminggu di rumah mamaku dan seminggu lagi dirumahku saat mama dan ibu mertua mengantarkan kami kembali ke kota tempat aku dan suami bekerja. Selanjutnya aku tidak bisa mengharapkan bantuan mereka lagi, bisa atau tidak aku harus bisa karena masing2 mereka punya kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan lebih lama. Aku juga tidak menghire jasa babysitter, hanya saja aku mempekerja PRT utk  beberes dirumah. Datangnya pun hanya dua hari sekali. Selebihnya aku yang melakukannya sendiri, bahkan saat “dalam hari” (istilah org tua di daerahku untuk waktu 40 hari masa nifas) saat temanku masih bermanja2 mengistirahatkan jiwa dan raga setelah melahirkan, aku sudah memasak makanan untuk aku dan suami, melakukan segala sesuatu bentuk perawatan baby G( memandikan, mencuci baju dll) dan sekali lagi aku pantas bersyukur walaupun baby G lahir secara sesar, yang kata2 orang2 masa pemulihannya lebih lama dari melahirkan normal, aku tidak pernah jatuh sakit dan luka pasca operasiku baik2 saja. Semua yang kulalui tentu saja tidak semulus jalan tol. Banyak hambatan yang ku hadapi apalagi sebagai ibu baru banyak hal yang baru bagiku. Tapi atas dukungan penuh dari suami Alhamdulillah semua bisa dilalui. 
Dari pertama lahir baby G sering muntah bukan hanya lewat mulut tapi juga kadang2 lewat hidung. Tidak hanya gumoh, tapi juga susu yang baru diminumnya keluar lagi. Dan kadang ketika baby G bernafas saat tidur terdengar bunyi grok2. Tangisan bernada kelaparan( yang sering disebut haus palsu) juga sudah ku lalui. Baby G juga sering cegukan dan ngeden sampai mukanya memerah. Apakah semua itu membuatku panik???? Jawabannyoo tentu saja saudara2, dari mulai nangis bombay tak terkira, mendatangi 5 dokter anak, browsing2 di internet, bertukar pendapat dgn newmom yang lain. Dan jawaban yang aku dapat adalah itu masih lumrah, masih biasa dan mudah2n tidak apa2. Beberapa dokter menyatakan sebab baby G muntah bisa jadi karena ASIku yang deras ( ini ditandai seringnya baby G tersedak saat menyusui). Solusinya aku hanya disuruh tenang dan santaiiiii sehingga ASIku bisa tetap lancar. Bisakah aku??? Tidak sepenunhnya pemirsah… kadang masih aja nangis bombai dan ngadu sama suami dan hanya disambut dengan muka bingung( karena sama2 tidak mengerti harus berbuat apa) dan pelukan hangat. Akhirnya tanpa terasa sekarang baby G udah 6 bulan. Udah bisa, telungkup, bolak-balik, mutarin kasur,ngoceh manggil ayahnya dan lain-lain.

1'st Day
Usia 1 Minggu
Usia 1 Bulan


Usia 2 Bulan
Usia 3 Bulan
Usia 4 Bulan
Usia 5 Bulan

Usia 6 Bulan
Semoga kamu selalu sehat ya nak, selalu diberkahi setiap langkahmu. AMINYAARABB.
Bunda tau kamu tau, bahwa bunda dan ayah selalu menyayangi dan mencintaimu sepenuh hati. Dan bunda janji akan melakukan yang terbaik untukmu nak.

Minggu, 25 November 2012

Introduce My Little Sunshine "Baby G"


Hei hooo…lama sudah rasanya aku ngga posting sesuatu di blog, karena kesibukan mengurus anak dan lain hal, sampai2 ini blog di anggurin hampir setahun, hehehehe. 
Oh ya kenalkan my little sunshine "Baby G"
My Precious baby ' Ghazi Rasendria Anaqie Nuardi'
Lahir dengan prosedur SC tanggal 17 Mei 2012 dengan BB 3 Kg dan PB 48 cm. Suami dan aku sepakat memberinya nama Ghazi Rasendria Anaqie Nuardi. Nama ini merupakan hasil dari diskusi panjang antara suami dan aku. Alasan pemilihan nama ini sederhana, kan kata tetua jaman dulu nama itu adalah doa, jadi sebagai orang tua kami berharap kelak doa kami dalam nama Baby G akan di kabulkan Allah SWT. Amin Yaa Rabbalalamin.
Arti nama Baby G adalah
Ghazi : Pejuang
Rasendria : Berhasil dengan Baik, Beruntung dan Cerdas
Anaqie : Menawan Hati
Nuardi :  Last Name Ayahnya.
Jadi doa kami dalam nama baby G adalah Semoga Baby G bisa menjadi Pejuang yg berhasil memperjuangkan hidupnya nanti kearah yang baik, beruntung, cerdas serta baik hati sehingga mampu menawan hati siapa saja.

Selasa, 28 Februari 2012

Uk 27 Week...

Minggu ini adalah minggu ke 27 kehamilan ku. Alhamdulillah..meskipun masih sering mengalami flek tapi kata obgynku jangan terlalu dikhawatirkan yang penting keadaan babyku baik2 aja. Senangnya sekarang aku udah mulai bisa merasakan tendangan dan gerakan si dedek. Biasanya cuma terasa seperti kedutan2 didalam peyut, sekarang rasanya lebih kuat. Kadang2 suka ketawa sendiri kalo si de2k udah mulai grasak grusuk di dalam, kayaknya dia udah mulai aware dgn dunia luar. Udah mulai respon kalo di ajak ngomong, kadang heboh nendang2 kalo dibacain cerita :D. Kemaren pas lagi asyik crita2 ma de2k trus dia lagi heboh nanggepin dri dalam, eeehhh tiba2 gerakannya berenti, rupanya karena diluar lagi petir dan hujan lebat, hahahaha...lucu sekali kamu nak.
 Akhirnya tibalah saat yang ditunggu2...belanja keperluan bayiku. Mulai lah aku sibuk ngubek2 blogny para blogger nyari postingan all about baby stuff. Akhirnya dari baca sana-sini aku memutuskan untuk belanja di berbagai tempat. Antara lain di dua OS berikut ini, yang pertama Annrie Baby & Kids, di OS ini aku beli jumper next 3 in 1. Aku beli yang size 3m untuk bayi laki2. Barangnya udah nyampe, dan aslinya bagus banget, kainnya halus dan motifnya lucu. Aku sempat mewek waktu barangnya pertama datang, terharu euuy, terharu aja pokoknya..speechless..
Mbak maaf ya fotonya aku copy faste :)

Harganya lumayan murah di sih, cuma ya kalo belinya dikit jadi keberatan di onkir jadi jatuhnya agak lebih mahal. Harga bajunya sendiri 110 rbu+ onkir Via JNE dari Jakarta Ke Siak 32 rbu jadi harga bajunya jadi 142 rbu, sementra di salah satu toko Offline shop di Pekanbaru, harganya cuma 125 ribu. Yang kedua aku coba belanja di Natasha Baby Shop, disini aku belanja pakaian bayi newborn dengan merk libby. Kenapa aku memutuskan memakai merk libby, dari hasil nanya2 ke mbah google dan temen2 katanya merk libby itu kualitas dan harganya menengah diantara merk2 lainnya. Tapi yang aku tangkep sih katanya bahannya lebih tipis, halus dan lentur. Tapi semuanya tergantung selera juga sih..dan berhubung barangnya belum sampai, jadi belom bisa juga memberikan fakta secara jelas.Sekian dulu ya review belanja keperluan bayiku kali ini, next time sambung lagi..dedek tyg baik2 didalam ya nak..:*

Rabu, 01 Februari 2012

How Lucky I am To Having You Huei

Ngga pernah nyangka euy kalau aku bakalan menikah dengan sahabatku sendiri. Cowok pendiam yang aku kenal sejak aku SMP. (Dia bilang malah tau aku sejak SD, waktu sama2 ikut seleksi cerdas cermas tingkat SD..eaaaaaa). Ketemu lagi pas SMA, masuk dalam “gank” yang sama, tapi jarang ngobrol saking pendiamnya dia. Malah aku sempat nyomblangin dia sama sepupuku. Hahaha...Trus dia juga malah pernah nemenin aku jalan ma pacarku. Waktu kuliah kita pisah kota, dianya di Padang, sementara aku di Pekanbaru. Ngga pernah komunikasi sama sekali selama bertahun2, palingan ketemu pas reuni sama temen2 SMA waktu buka puasa ramadhan sampe lebaran idul fitri, tapi tetap aja ngga ngobrol. Ehh ngobrol ding, lebaran idul fitri 2007, tuker2an no HP aja, ngomongnya bentar abisnya dia tetep kulllllllll kayak kulkas, ngomongnya satu2, malu2. Hehehe…Setelah itu, kembali.. ngga ada komunikasi.

Sampai terakhir pas lulus kuliah awal 2008. Waktu itu kalo ngga salah sore hari di 2008, tiba2 pas mau pulang dari kampus motor aku mogok. Niatnya nelpon temen kampus yang masih nongkrong di labkom lantai atas. Trus setelah didial dan nyambung yang ngangkat malah dia, tapi ngga ngeh kalo yang itu dia.
Me (Panik) : “ Yan, dimana? Bantuin aku dibawah ya, motorku mogok nih…”
Him (Heran) : “ Dibawah mana?!”
Me (Ngotot) : “ Dikampus parkiran belakang…Cepatlah yan, hujan ni..”
Him (Masih Heran) : “ Ehh ini maia yang mana?!”
Me :” Ehh..ini Rian mana?! ( baru sadar, salah sambung dan ngga ngeh itu siapa) “Haduhh..maaf ya salah sambung berarti” (Langsung matiin HP, ngga pake nanya2 itu siapa sebenarnya).

Beberapa hari kemudian tiba2 ada yg sms..
Him : “ Kok bisa salah sambung kemaren, mai?!”
Me (Baru ngeh kalo itu dia) : “ Astaga yan…kamu ya rupanya, kemaren itu ngga tau itu siapa, niatnya nelpon temen kampus..hahahaha..oy..apakabar?!”
Him : “ Ooo.. Alhamdulillah Baik, udah kerja ya?!”
Me : “ Belum tuh, baru juga lulusan”
Him : “ Oyadeh, ntar kalo ada kabar ttg lowongan kerja, kabar2i ya.”
Me : “ Ok…siiiippppp…insyaallah dikabari”
Trus putus komunikasi lagi.

Besoknya pas udah pulang ke Pasir Pengarayan (my home town) dia sms lagi.
Him : “Boleh main ke rumah, mai?!”
Me : “ Boleh lah…datang aja”
Trus tiba2 udah nongol aja dia ama motornya depan rumah, sendirian pula.
Me (Heran) : “ Lho kok sendiri, yang lain mana?!”
Him : “ Ada dirumahnya, ngapain datang rame2”
Me : “ ooo..hehehe…”
Ngobrol deh ngalor ngidul, ehh heran dalam hati, ni anak ternyata rame juga ya?! Kebanyakan dia ceritanya dari aku, biasanyakan yang ngomong kayak petasan banting itu aku. Ngga kerasa aja udah berjam2 ngobrol, ternyata ngobrol sama dia asyik banget, selera kita sama, mulai dari musik, film, buku dan yg lain2nya. Berasa nyambungggggggg banget ngomongnya. Aku tanya ini dianya tau, aku tanya itu dianya tau juga. Ahaaaaaa seneng banget, nemuin temen ngobrol yang klop kayak gitu, biasanya ngga pernah ada yang bisa diajak ngobrol kayak dia.

Setelah itu kita jadi sering smsan deh, sekedar say hello atw curhat2an masalah pacar masing2. Aku suka saran2nya, masuk akal dan mengayomi banget, dia orangnya care abis, meskipun cuma sama temen. Trus aku juga suka sifatnya yang dewasa, semangatnya untuk mencari kerja tinggi banget. Ngga bisa A, ya B, ngga bisa B ya C..pokoknya usaha terus ngga gampang nyerah. Salut banget sama dia. Malahan ketika kita jauhan waktu aku lagi liburan ke Batam, aku lebih nungguin sms atau telpon dari dia dibanding telpon dan sms dari pacar aku. Hahahaha....aku ngga tau perasaanku waktu itu sama dia gimana. Yang jelas aku nyaman jadi temennya. Aku tetap bantu dia nyari solusi masalah sama pacarnya, dengerin curhat2nya. Sampai nelponin pacarnya segala..hihihihi..tapi ternyata dianya di putusin pacarnya yang notabene sepupuku itu lewat aku dan ngga tau alasannya apa. Kasiaaannnnn…dan sebagai temen aku cuma bisa kasih semangat.

And then, waktu trus berlalu, kita tetap saling berkirim pesan, malahan makin intens sehari bisa puluhan kali. Mungkin karena saat itu dianya lagi galau diputusin, aku lagi kesepian disana ngga ada temen, trus adanya cuma dia yang mau diajakin ngobrol kapan aja, ya jadilah kita smsan melulu. Pernah satu waktu kita mutusin buat ngga usah smsan lagi. Tapi ternyata dianya ngga tahan, malamnya bilang ngga usah, besoknya jam 1 siang, tet…tet..tet…smsnya datang, nanyain aku lagi ngapain..hehehehe..hayoooo ngga tahan ya?! Tapi tetep waktu itu hubungan kita cuma temenan yang nyaman. Dan aku ngga pernah tau kapan perasaan kami berubah dari nyaman temenan jadi demenan karena semua mengalir begitu saja. Sampai akhirnya desember 2010 kita memutuskan untuk menikah, mengingat dan menimbang udah sama2 kerja dan umur juga udah cukup.

Prewed
Prewed

Kami menikah di bulan Mei 2011 tepatnya tanggal 11
The H day
Didampingi Sohib2 dari SMA dan sepupu.
Keluarga Besarku
Sebulan setelah menikah, aku dan Huei memutuskan untuk melakukan liburan pertama kami. Soalnya sebelum menikah, huei ngga pernah sekalipun mau di ajak liburan sama2, meskipun perginya sama temen2. Kalo ditanya kenapa, jawabnya pasti ntar kalo udah nikah aja jalan2nya, mau kemana aja ayuk. ya sudaahh, untuk liburan pertama ini kami memutuskan untuk liburan ke bali, yuuhuuuu.. sekalian madu bulan..hehehehe

Kedonganan Beach, Jimbaran

Bali Subak, Tegalalang

Perkebunan Kopi

Tampak Siring
Aku merasa sangat beruntung memiliki huei sebagai pendampingku, sikap nya tetap sama..peduli, sangat2 peduli, bahkan sekarang malah lebih. Selalu jadi tempat curhat kapanpun aku butuhkan, dan selalu jadi sahabat yang menenangkan, sekarang nambah jadi suami yang mengayomi. Hmmmmmm tak ada kata yang dapat menggambarkan betapa beruntungnya aku..hehehe..jangan pernah berubah ya huei, sampai kapanpun, You Know that How I love You So....:*