Bukan....judul postingan ini tidak ada kaitannya dengan majalah for parent itu, ini adalah postingan tentang aku dan huei-my beloved husband(eaaaaaaa) hahahaha..
Beberapa hari yang lalu dalam perjalanan pulang di jam istirahat siang, aku mulai mengeluh lagi pada huei, apalagi masalahnya kalau bukan tentang berat badanku saat ini. Jadi seperti inilah kira-kira percakapanku dan huei.
Me : " By..kok rasanya badanku makin hari udah kaya badak aja.."
Huei : " Kan bagus tu" jawabnya sambil lalu
Me : Keheranan trus nanya "kok malah bagus?"
Huei : " Lha kan iya tu, D3si R4tn4sari bilangkan ga ada badak ga bagus" katanya sambil tersenyum.
Me : " haaaaaaa?! " aku heran sambil mikir trus baru ngerti "hahahahahaha.."
Huei : "kok ketawa?" ujarnya sambil senyum-senyum.
Me : "hihihihi..apalah amu ni" dan hatipun kembali senang.
Seperti biasa dia selalu tau bagaimana mencerahkan kembali suasana saat aku dalam mood yang tidak baik. You are my everything honey, the one and only. I love you so much my dear baby huei, and you always, really know how to treat me so well.
*kejcup-kejcup suamikuh..
Note : Postingan ini murni merupakan ungkapan hati seorang istri atas kebahagian dan kecintaannya pada suami, tidak ada maksud pamer atau apapun didalamnya.
Note2 : Untuk yang mau munt*h, silakan cari ember sendiri ya, karena disini tidak menyediakan kantong plastik, :p.
Selasa, 04 Juni 2013
Selasa, 21 Mei 2013
Yaaaaiiiii...This is Mei...
Seperti biasa setelah lama menghilang,mood ngeblog aku muncul lagi. Ngga tau kenapa mood untuk menulis dan bercerita itu rasanya susah banget munculnya. Jadilah blog ini yang jadi korban, jarang disentuh. Kesiaaannn..hehehe..
Beberapa minggu terakhir ini aku juga lagi males aktif di socmed, BBM dimatiin, kepoin time line orang males, fesbukan jarang, blogwalking sekali-kali, ngecek instagram juga kadang-kadang. Sekarang aku lagi semangat belajar menjahit..yaaiiii. Segala macam ebook, literatur dan apalah itu namanya, pokoknya tulisan mengenai sewing, baik itu berbahasa indonesia or english di download semua (walopun belom tau kapan sempat bacanya, yang penting download aja dulu) yeeiiii...
Sebenarnya udah dari dulu kepikiran pengen serius belajar jahit, tapi niatnya masih belum kuat. Masih maju mundur, iya-ngga. Dulu jaman kuliah udah pernah belajar jahit, dan udah dipraktekkan, waktu itu nyoba jahit blouse, rok dan celana untuk diri sendiri, alhamdulillah sukses. Tapi setelah itu ngga pernah dipraktekkan lagi, jadi lupa lagi ilmu dasarnya. Aku sama kakakku yang pertama memang punya passion dalam jahit menjahit tapi pasiionnya ngga pernah di salurkan dengan baik, jadinya mandeg dan ilang timbul. Masih selalu mengandalkan mama untuk menjahit. Kebetulan Mamaku bisa jahit, Uwak (Ibunya mama) dan Nenek (ibunya papa) bisa jahit. Mama dulu waktu masih muda pernah jadi penjahit profesional, tapi sejak terserang stroke beberapa tahun lalu, mama ngga aktif lagi menjahit, paling menjahit hanya untuk baju sendiri atau untuk sepupu-sepupu yang minta tolong mama jahitkan pakaian mereka. Trus Tanteku (adiknya papa) juga berkarir didunia jahit menjahit, dan beliau juga punya butik di bandung. Jadi bisa dipastikan bakat menjahit yang kami dapat pastilah dari keturunan.
Niat awal aku belajar menjahit bukan untuk menjadi penjahit profesional, or maybe belum. Mungkin suatu saat nanti niat itu berubah seiring waktu, allahualam. Sekarang ini aku pengen menjahit untuk diri sendiri aja dulu, soalnya setiap liat baju or jilbab yang di jual di toko baju atau di katalog online dengan harga yang lumayan, selalu aja membatin, kok ini ya, kok begini ya, begitu juga bla..bla..hehehe. Trus setiap BW ke blognya ibu-ibu muda yang sukses dengan kariernya didunia "pakaian" itu, semangatku jadi bangkit lagi. Meskipun aku belum akan terjun kedalam dunia usaha ini, tapi paling tidak aku bisa memenuhi kebutuhanku sendiri. Mudah-mudahan kali ini ngga cuma "angek-angek taik ayam" aja, awalnya menggebu-gebu, makin kesono makin melempem. Smoga suatu saat aku bisa posting hasil jahitanku di blog ini. Aminnn yaaa..
Trus apa hubungan judul postingan sama postinganny ya, belum...yang diatas belum isi postingan itu baru mukaddimah aja, lagi mood ini mo nulis panjang. Kenapa yaiii dengan bulan Mei..oke..Here the story begins..
Pertama, tanggal 10 Mei kemaren adalah 2nd Anniversarynya aku sama huei..yaiiiiiiii..ngga terasa udah 2 tahun aja kami mengarungi bahtera rumah tangga. Alhamdulillah sampai sejauh ini ngga ada yang berubah semua masih seperti masa awal bulan madu, aku masih tetap princess jasminny aladin buat huei(hayaaahhh lebayyy). Semua yang aku minta selalu dijawab dengan "baiklaahhh sayang" sama huei..hahaha you're really know, how to treat me so well, baby..#sembahsujudkesuami. Dan syukurnya aku tipe istri yang minta sesuatu selalu dalam batas kemampuan suamiku (hehehe, yaiyalah memangnya mau dikasih pake apa kalo minta yang macam-macam). Semoga pernikahan kita tetap langgeng ya huei, jangan pernah bosan menghadapi semua tingkahku, menasehati aku saat aku salah, dan mengingatkanku akan kodratku sebagai istri. Terimakasih untuk semuanya suamiku. Dan seperti lirik lagunya Cristina perry "I have loved you for a thousand years, baby. I love you for a thousand more".
Kedua, tanggal 17 Mei my little sunshine Baby G is turn ONE..yaaaiiiii..rasanya baru kemren aku deg deg-an masuk ruang operasi, sekarang udah setahun aja usianya. Bahagianya luar biasa menyaksikan pertumbuhan dan perkembangan Baby G dari hari ke hari. Setiap saat aku tidak pernah bosan-bosan mengatakan "I love you, nak" sambil memeluk dan menciumnya. Baby G adalah elemen penting tertinggi yang membuatku bersemangat menghadapi hari esok. Senyum, tawa, celotehan dan tingkah lakunya adalah obat yang paling mujarab untuk rasa lelahku. Hal yang terasa berat dipagi hari adalah ketika harus meninggalkan Baby G dirumah bersama pengasuhnya saat aku dan huei harus bekerja. Kadang aku merasa bersalah ketika kembali harus meninggalkannya diluar urusan kerjaan, apakah itu sekedar untuk menikmati me time, atau merasakan quality time bersama suami. Aku merasa hatiku seperti ditarik magnet yang kuat untuk segera pulang, dan magnet itu adalah Baby G. Selamat Ulang Tahun anakku, smoga segala sesuatu yang kamu dapatkan dan lakukan adalah hal yang terbaik, paling baik, yang di ridhoi dan di berkahi oleh Allah Subhanallahu ta'ala. Jadilah kebanggaan untuk dirimu sendiri nak, dan juga untuk ayah dan bunda. Tak ada kata yang dapat mengungkapkan betapa bunda dan ayah mencintaimu.
Beberapa minggu terakhir ini aku juga lagi males aktif di socmed, BBM dimatiin, kepoin time line orang males, fesbukan jarang, blogwalking sekali-kali, ngecek instagram juga kadang-kadang. Sekarang aku lagi semangat belajar menjahit..yaaiiii. Segala macam ebook, literatur dan apalah itu namanya, pokoknya tulisan mengenai sewing, baik itu berbahasa indonesia or english di download semua (walopun belom tau kapan sempat bacanya, yang penting download aja dulu) yeeiiii...
Sebenarnya udah dari dulu kepikiran pengen serius belajar jahit, tapi niatnya masih belum kuat. Masih maju mundur, iya-ngga. Dulu jaman kuliah udah pernah belajar jahit, dan udah dipraktekkan, waktu itu nyoba jahit blouse, rok dan celana untuk diri sendiri, alhamdulillah sukses. Tapi setelah itu ngga pernah dipraktekkan lagi, jadi lupa lagi ilmu dasarnya. Aku sama kakakku yang pertama memang punya passion dalam jahit menjahit tapi pasiionnya ngga pernah di salurkan dengan baik, jadinya mandeg dan ilang timbul. Masih selalu mengandalkan mama untuk menjahit. Kebetulan Mamaku bisa jahit, Uwak (Ibunya mama) dan Nenek (ibunya papa) bisa jahit. Mama dulu waktu masih muda pernah jadi penjahit profesional, tapi sejak terserang stroke beberapa tahun lalu, mama ngga aktif lagi menjahit, paling menjahit hanya untuk baju sendiri atau untuk sepupu-sepupu yang minta tolong mama jahitkan pakaian mereka. Trus Tanteku (adiknya papa) juga berkarir didunia jahit menjahit, dan beliau juga punya butik di bandung. Jadi bisa dipastikan bakat menjahit yang kami dapat pastilah dari keturunan.
Niat awal aku belajar menjahit bukan untuk menjadi penjahit profesional, or maybe belum. Mungkin suatu saat nanti niat itu berubah seiring waktu, allahualam. Sekarang ini aku pengen menjahit untuk diri sendiri aja dulu, soalnya setiap liat baju or jilbab yang di jual di toko baju atau di katalog online dengan harga yang lumayan, selalu aja membatin, kok ini ya, kok begini ya, begitu juga bla..bla..hehehe. Trus setiap BW ke blognya ibu-ibu muda yang sukses dengan kariernya didunia "pakaian" itu, semangatku jadi bangkit lagi. Meskipun aku belum akan terjun kedalam dunia usaha ini, tapi paling tidak aku bisa memenuhi kebutuhanku sendiri. Mudah-mudahan kali ini ngga cuma "angek-angek taik ayam" aja, awalnya menggebu-gebu, makin kesono makin melempem. Smoga suatu saat aku bisa posting hasil jahitanku di blog ini. Aminnn yaaa..
Trus apa hubungan judul postingan sama postinganny ya, belum...yang diatas belum isi postingan itu baru mukaddimah aja, lagi mood ini mo nulis panjang. Kenapa yaiii dengan bulan Mei..oke..Here the story begins..
Pertama, tanggal 10 Mei kemaren adalah 2nd Anniversarynya aku sama huei..yaiiiiiiii..ngga terasa udah 2 tahun aja kami mengarungi bahtera rumah tangga. Alhamdulillah sampai sejauh ini ngga ada yang berubah semua masih seperti masa awal bulan madu, aku masih tetap princess jasminny aladin buat huei(hayaaahhh lebayyy). Semua yang aku minta selalu dijawab dengan "baiklaahhh sayang" sama huei..hahaha you're really know, how to treat me so well, baby..#sembahsujudkesuami. Dan syukurnya aku tipe istri yang minta sesuatu selalu dalam batas kemampuan suamiku (hehehe, yaiyalah memangnya mau dikasih pake apa kalo minta yang macam-macam). Semoga pernikahan kita tetap langgeng ya huei, jangan pernah bosan menghadapi semua tingkahku, menasehati aku saat aku salah, dan mengingatkanku akan kodratku sebagai istri. Terimakasih untuk semuanya suamiku. Dan seperti lirik lagunya Cristina perry "I have loved you for a thousand years, baby. I love you for a thousand more".
Kedua, tanggal 17 Mei my little sunshine Baby G is turn ONE..yaaaiiiii..rasanya baru kemren aku deg deg-an masuk ruang operasi, sekarang udah setahun aja usianya. Bahagianya luar biasa menyaksikan pertumbuhan dan perkembangan Baby G dari hari ke hari. Setiap saat aku tidak pernah bosan-bosan mengatakan "I love you, nak" sambil memeluk dan menciumnya. Baby G adalah elemen penting tertinggi yang membuatku bersemangat menghadapi hari esok. Senyum, tawa, celotehan dan tingkah lakunya adalah obat yang paling mujarab untuk rasa lelahku. Hal yang terasa berat dipagi hari adalah ketika harus meninggalkan Baby G dirumah bersama pengasuhnya saat aku dan huei harus bekerja. Kadang aku merasa bersalah ketika kembali harus meninggalkannya diluar urusan kerjaan, apakah itu sekedar untuk menikmati me time, atau merasakan quality time bersama suami. Aku merasa hatiku seperti ditarik magnet yang kuat untuk segera pulang, dan magnet itu adalah Baby G. Selamat Ulang Tahun anakku, smoga segala sesuatu yang kamu dapatkan dan lakukan adalah hal yang terbaik, paling baik, yang di ridhoi dan di berkahi oleh Allah Subhanallahu ta'ala. Jadilah kebanggaan untuk dirimu sendiri nak, dan juga untuk ayah dan bunda. Tak ada kata yang dapat mengungkapkan betapa bunda dan ayah mencintaimu.
*****
Sampai ketemu dipostingan berikutnya...
Senin, 26 November 2012
Seiring Waktu Berjalan
Alhamdulillah
hirobbilalamin, puji syukurku kepada Allah SWT. Tak terasa sekarang baby G
berusia 6 bulan dan lulus ASI Ekslusif. Kalau ingat dulu perjuanganku merawat
baby G, sudah sepantasnyalah aku bersukur sedalam2nya atas kesuksesanku
menyusui baby G. Tulisan ini aku posting bukan berniat untuk
pamer atau melecehkan ibu2 diluar sana yg tidak bisa menyusui bayinya. Tapi ini
hanya murni penghargaan pada diri sendiri atas perjuanganku.
Sebagai
ibu baru, aku hanya menerima bantuan pengasuhan baby G dari kedua neneknya
(mamaku dan ibu mertua) selama 3 minggu. Seminggu saat dirumah sakit, seminggu
di rumah mamaku dan seminggu lagi dirumahku saat mama dan ibu mertua
mengantarkan kami kembali ke kota tempat aku dan suami bekerja. Selanjutnya aku
tidak bisa mengharapkan bantuan mereka lagi, bisa atau tidak aku harus bisa
karena masing2 mereka punya kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan lebih lama.
Aku juga tidak menghire jasa babysitter, hanya saja aku mempekerja PRT utk beberes dirumah. Datangnya pun hanya dua hari
sekali. Selebihnya aku yang melakukannya sendiri, bahkan saat “dalam hari”
(istilah org tua di daerahku untuk waktu 40 hari masa nifas) saat temanku masih
bermanja2 mengistirahatkan jiwa dan raga setelah melahirkan, aku sudah memasak
makanan untuk aku dan suami, melakukan segala sesuatu bentuk perawatan baby G(
memandikan, mencuci baju dll) dan sekali lagi aku pantas bersyukur walaupun
baby G lahir secara sesar, yang kata2 orang2 masa pemulihannya lebih lama dari
melahirkan normal, aku tidak pernah jatuh sakit dan luka pasca operasiku baik2
saja. Semua yang kulalui tentu saja tidak semulus jalan tol. Banyak hambatan
yang ku hadapi apalagi sebagai ibu baru banyak hal yang baru bagiku. Tapi atas
dukungan penuh dari suami Alhamdulillah semua bisa dilalui.
Dari
pertama lahir baby G sering muntah bukan hanya lewat mulut tapi juga kadang2
lewat hidung. Tidak hanya gumoh, tapi juga susu yang baru diminumnya keluar
lagi. Dan kadang ketika baby G bernafas saat tidur terdengar bunyi grok2.
Tangisan bernada kelaparan( yang sering disebut haus palsu) juga sudah ku
lalui. Baby G juga sering cegukan dan ngeden sampai mukanya memerah. Apakah
semua itu membuatku panik???? Jawabannyoo tentu saja saudara2, dari mulai
nangis bombay tak terkira, mendatangi 5 dokter anak, browsing2 di internet,
bertukar pendapat dgn newmom yang lain. Dan jawaban yang aku dapat adalah itu
masih lumrah, masih biasa dan mudah2n tidak apa2. Beberapa dokter menyatakan
sebab baby G muntah bisa jadi karena ASIku yang deras ( ini ditandai seringnya
baby G tersedak saat menyusui). Solusinya aku hanya disuruh tenang dan
santaiiiii sehingga ASIku bisa tetap lancar. Bisakah aku??? Tidak sepenunhnya
pemirsah… kadang masih aja nangis bombai dan ngadu sama suami dan hanya
disambut dengan muka bingung( karena sama2 tidak mengerti harus berbuat apa)
dan pelukan hangat. Akhirnya tanpa terasa sekarang baby G udah 6 bulan. Udah
bisa, telungkup, bolak-balik, mutarin kasur,ngoceh manggil ayahnya dan
lain-lain.
![]() |
| 1'st Day |
![]() |
| Usia 1 Minggu |
![]() | |||
| Usia 1 Bulan |
![]() |
| Usia 2 Bulan |
![]() |
| Usia 3 Bulan |
![]() |
| Usia 4 Bulan |
![]() | ||
| Usia 5 Bulan |
![]() |
| Usia 6 Bulan |
Bunda
tau kamu tau, bahwa bunda dan ayah selalu menyayangi dan mencintaimu sepenuh hati. Dan bunda
janji akan melakukan yang terbaik untukmu nak.
Langganan:
Postingan (Atom)







